apa sulitnya menunggu 52 hari? toh kita pernah sama-sama saling menunggu selama 20 tahun. rasanya tidak perlu resah, karena aku tahu kamu akan selalu menepati janjimu untuk selalu hati-hati dan pulang secepatnya

e:jadi mau hadiah apa buat ulang tahun?
p:hmmm, gatau...
e:nah! lo kan suka batu-batuan gitu gimana kalo gw kasih batu, batu... kali
p:yakali
e:oooh! batu yang lebih berguna aja. Es batu!
p:tseraaaah

Jatiluhur 2014

Semua ini sebenarnya hanya soal seberapa kuat kamu bersabar

Sabar menghadapi sesuatu yang baru, sabar menghadapi orang yang kamu benci, sabar menghadapi kemuakan yang secara konstan meningkat

Kata orang, sabar ada batasnya. Percaya, sabarmu dan sabarku berbeda batasnya. Aku bisa sabar menyelesaikan apa yang mereka sebut “pendewasaan diri tingkat lanjut” ini. 

Kamu?

Apa sudah cukup sabarmu kamu uji? Apa sudah puas dengan batas sabarmu yang baru sampai disini?

Sabar saja dan lanjutkan dan jangan pernah jadikan ‘berhenti’ sebagai pilihan

terima kasih untuk selalu menjadikanku istimewa

terima kasih untuk semua dalam hidupku selama 4 tahun ini

kamu adalah penyemangat hidup, guru dan panutan

kamu ada di setiap langkah kaki, detak jantung, aliran darah dan bisikan di telinga

kamu membuatku tetap hidup dengan kepala terangkat dan mengisi hari-hariku dengan petualangan terhebat serta memberiku segalanya 

satu yang aku minta sekarang, aku ingin berhenti menjadi istimewa

karena selalu menjadi istimewa bersamamu memaksaku mengikuti derap langkahmu, tarikan nafasmu, perlahan tanpa sadar aku serupa denganmu

kamu menggenggamku erat di bawah bayanganmu, meninggalkan mimpi-mimpiku yang lain. terdistraksi pada buaian sarta iming-iming untuk selalu menjadi istimewa

tapi aku sadar, suatu hari setiap anak burung pasti akan meninggalkan sarangnya 

mereka akan pergi melihat dunia, mengepakkan sayapnya terbang jauh dari sarang untuk membangun sarangnya sendiri. menjadikan dirinya istimewa atas usahanya sendiri 

seperti mereka, akupun sudah siap meninggalkanmu untuk menjadikanku istimewa dengan usahaku sendiri. memulai segalanya dengan kaki, tangan dan peluhku tanpa berpayung bayanganmu.

pernah berpikir untuk membenturkan kepala ke dinding dengan sengaja hanya untuk membuktikan bahwa isi kepalamu masih otak?

rasanya sesekali hal itu patut dicoba, hanya untuk membuktikan otakku ini belum jadi batu.

Aku hanya bisa tertawa malam itu ketika sebuah pesan tiba dari sahabatku. Tak kusangka itu bukan lelucon, semakin lama obrolan kami semakin serius dan tak bisa dipandang sebelah mata. Aku menghela nafas, memandang televisi namun otak ku tak berhasil mencerna apa yang kupandang. Pesan itu sungguh mengganggu. Pesan itu mengantarkan kesempatan langka yang diinginkan banyak orang. Pesan itu seperti memenangkan judi miliaran! Pesan itu adalah sesuatu yang hanya sekali seumur hidup yang pasti rela ditukarkan orang tuaku dengan apapun asal aku tidak menerimanya. Andai pesan itu dapat menjawab pertanyaan ini ”Kenapa kamu datang sekarang pesan indah sialan?!

e:selain di bandung, mau tinggal di kota mana lagi?
p:Jogja mungkin
e:kenapa?
p:soalnya Jogja selalu menyenangkan, orang-orangnya ramah dan bersahabat atau di luar Pulau Jawa, di kota kecil supaya tenang

Coba beri tahu, hal apa yang lebih menyenangkan bagi seorang wanita ketika ia menggendong bayinya untuk pertama kalinya?

Coba jelaskan pada wanita itu, suara apa yang lebih indah dari pada tangisan bayinya yang lapar?

Coba gambarkan, apa yang dapat membuat seorang wanita sangat bahagia selain melihat perkembangan bayinya setiap hari?

Maka wanita itu akan penuh dengan rasa syukur karena diberikan kesempatan melihat bayinya tumbuh setiap hari, syukur karena dapat merawatnya, menangis ketika tahu bayinya  tidak sempurna, tapi tetap memperjuangkan dan mengorbankan segalanya untuk memberikan kesempatan bagi sang bayi untuk hidup dan berkembang.

Terima kasih untuk orang-orang yang terlibat dan membantu untuk mewujudkan semuanya menjadi kenyataan. Terima kasih untuk memberikan kesempatan sekali lagi agar wanita itu dapat belajar menjadi lebih baik, menjadi lebih tegar, belajar berusaha dan percaya bahwa tidak ada yang tidak bisa. Tapi dari semua itu, yang terpenting adalah kalian membiarkan sang wanita mewujudkan mimpi yang awalnya dia anggap hanya obsesi belaka. Sekali lagi terima kasih.

Selamat datang ke dunia ini

beingindonesian:

Karst Maros Pangkep, covering 43,700 hectare area, is the second largest karst landscape in the world. It is a tower-type karst and has at least 268 caves all around the place.
Maros, Pangkajene, Makassar, South Sulawesi, Indonesia.
(by T Ξ Ξ J Ξ)

beingindonesian:

Karst Maros Pangkep, covering 43,700 hectare area, is the second largest karst landscape in the world. It is a tower-type karst and has at least 268 caves all around the place.

Maros, Pangkajene, Makassar, South Sulawesi, Indonesia.

(by T Ξ Ξ J Ξ)